|
|
|
|
|
|

Saturday, 25 July 2009

Hipotesa Mozaik Harus Bisa!

Rencana tulisanku besok; setiap sub-bab akan kutulis tersendiri agar lebih holistik dan integrated.

(Kisruh DPT, Kisruh Tabulasi KPU, Kampanye Hanya 1 Putaran, MK yang Berkah, Lumpuh-layunya Bawaslu, Polri yang Memihak, KPK yang Diduga Sengaja’Dilumpuhkan’, Pipres dengan KTP, Penghentian Hitungan Manual KPU, Ucapan Selamat untuk Capres SBY dari Presiden AS Obama, Ledakan Bom Jakarta 2, Pernyataan Resmi Capres SBY Mengutuk ‘Drakula’, Keputusan Terbaik dari MK dan MA untuk Pileg Putaran ke 3, Pernyataan Resmi Andi Nurpati Atas Nama KPU, Dugaan Pasukan Marinir AS Masuk ke Perairan Indonesia, Rencana Kedatangan Presiden AS Obama ke Indonesia/Setelah APEC)

1. Kisruh DPT;

2. Kisruh Tabulasi KPU;

3. Kampanye Hanya 1 Putaran;

4. MK yang Berkah;

5. Lumpuh-layunya Bawaslu;

6. Polri yang Memihak;

7. KPK yang Diduga Sengaja’Dilumpuhkan’;

8. Pipres dengan KTP;

9. Penghentian Hitungan Manual KPU;

10. Ucapan Selamat untuk Capres SBY dari Presiden AS Obama;

11. Ledakan Bom Jakarta 2;

12. Pernyataan Resmi Capres SBY Mengutuk ‘Drakula’;

13. Keputusan Terbaik dari MK dan MA untuk Pileg Putaran ke 3;

14. Pernyataan Resmi Andi Nurpati Atas Nama KPU;

15. Dugaan Pasukan Marinir AS Masuk ke Perairan Indonesia;

16. Rencana Kedatangan Presiden AS Obama ke Indonesia (Setelah APEC).

Read more!

Sunday, 19 July 2009

Sedikit Oleh-oleh Cerita Dibalik Layar Shooting Iklan Oil of Olay 2009

Bersama dengan enam figur publik yang terpilih — pada tanggal 10 Juni 2009 — seharian ini saya menyelesaikan shooting iklan versi baru Oil of Olay. AB-Three (Nola, Chyntia, Widi), kakak beradik keluarga Haque (Marissa, Soraya, dan Shahnaz), plus Ira Wibowo. Tujuh perempuan berkeluarga yang berpenampilan terjaga serta mampu tampil cerdas luar dalam, berbagi pengalaman dalam hal tujuh masalah perempuan usia matang untuk seluruh perempuan cerdas Indonesia. Alhamdulillah, kami bertujuh mendapat kepercayaan dari salah satu perusahaan consumer good multinasional P & G (Procter and Gambler) yang kantor Asia Tenggara-nya berpusat di Singapura. Kontrak saya pribadi dengan P & G ini telah diperpanjang sebanyak tiga kali, sekali lagi alhamdulillaaaah… dengan jilbab yang bertengger dikepalaku dan menjadi satu-satunya model ‘berusia terbanyak’ diantara ketujuh dari kami, saya diperbolehkan untuk ‘bersuara’ mewakili produk perawatan kecantikan terkenal didunia ini mewakili kelompok muslimah.

Ada cerita menarik dari Ira wibowo saat bersama ngonbrol pasca jeda di-make up. Once upon a time, Isabella Fawzi (Bella) pada suatu saat distudio Indosiar, Jakarta pernah salah nggelendot pada Katon Bagaskara suaminya karena disangka Bella Katon itu adalah ayahnya – Ikang Fawzi. Secara sepintas sejak sebelum Katon bagaskara dikenal publik dan masih sebagai penyanyi pendatang baru yang sekaligus pramugara Garuda Indonesia memang sering dianggap sepintas memiliki ‘look’ seperti Ikang suamiku. Mantan istri Katon yang dulupun juga pernah saya baca komentarnya disalah satu majalah wanita Indonesia saat lalu. Singkat kata disaat Bella sadar bahwa dia salah nggelendot dan salah memeluk, tak lama kemudian Bella yang saat itu masih duduk dibangku SMP menangis karena malu takut dianggap ‘lancang,’ padahal saat itu Bella tidak sengaja melakukannya. Bella takut diketawakan oleh orang-orang diruang tunggu studio Indosiar tersebut. Nah, Ira Wibowo rupanya tidak pernah lupa dengan kejadian yang ‘lucu’ tersebut. Dan ketika kami saling bertukar cerita mengenai kondisi keluarga kami masing-masing dan Ira merasa bahagia bahwa Bella ternyata sudah lulus dari Fakultas Sastra Inggris, Universitas Indonesia dan berencana meneruskan pendidikan ditempat Ira dulu kulaih yaitu FISIP-UI jurusan Komunikasi, maka cerita salah ‘nggelendot’ tadi meluncur ringan-santai begitu saja.

Setiap orang tua pasti akan bangga dengan darah dagingnya sendiri, tak terkecuali termasuk Ira Wibowo dan saya Marissa Haque. Kemampuan prima Isabella Fawzi didalam pronunciation, grammar, dan writing dalam Bahasa Inggrisnya, jauh diatas kemampuan saya sang ibu ketika berada diusia yang sama.

Bella semakin besar dan menjadi perempuan muda dewasa. Do’a kami ayah dan ibu untuknya – Ikang Fawzi dan Marissa Haque – bagi keselamatan hidup, karir, rezeki, jodoh, didalam kehidupan dunia dan akhirat. Amiiinnn… Semoga Allah SWT meng-ijabah doa kami semua ini. Allahu Akbar!



Read more!

Saturday, 18 July 2009

Terbuka Menyerang Mantan Lawan Politik dalam Pilpres 2009?

Menurut saya kurang proporsional seorang Presiden Pak SBY TERBUKA dan ternilai sangat ringan menuduh para pesaingnya dalam Pilpres kemarin bahwa akan membunuh dirinya melalui tembakan. Didalam sebuah teori intelijen kita tahu juga ada yang dinamakan pendekatan kontra intelijen. Masih sangat terang didalam benak kita bagaimana Amerika Serikat mengelabui / menipu warga dunia dengan tujuan agar Rusia juga menciptakan astronot agar mampu bersaing untuk dapat menjejakkan kaki dibulan. Belakangan baru kita semua sadari bahwa tahun 1960-an Amerika menciptakan sebuah DUSTA yang SANGAT CANGGIH melalui sebuah pendekatan keterus-terangan yang sangat ’telanjang’ yang dilempar kepublik dunia saat itu. Dengan menunujukkan gambar pada foto dan rekaman video yang diduga dibuat disebuah studio di AS.

Catatan sejarah kebohongan cerita Amerika Serikat telah sampai ke bulan memberikan pelajaran besar kepada kita semua — terkait dengan cara berkomunikasi Pak SBY dengan memperlihatkan foto dengan pipi bolong terkena tembakan. Dimana bagi para peneliti ilmu komunikasi, kita kemudian menjadi tahu bahwa gambar yang ada ditangan beliau bisa jadi — bahkan diduga sangat mungkin — justru dibuat oleh staf intel internal pihak Kepresidenan sendiri bukan?

Didalam dunia politik tidak ada yang linier!

Saran saya sebagai rakyat biasa yang sangat bodoh ini… Mari kita “lanjutkan” langkah yang sudah tegas ini dengan makin memperjelas siapa sebenarnya pelaku atau para pelaku pemboman tersebut.

Bukankah kemarin telah disiarkan indikasinya? Jadinya ya… Ya wis-lah! ditangkap dong! Apalagi bilamana secara terbuka dan terang walaupun disayangkan masih sangat dini Pak SBY mengaitkan peristiwa bom ini dengan Pilpres 2009 yang baru saja berlalu. Saya malah mulai merasakan paranoia Pak SBY menjadi mulai seperti gaya Bu Mega kalau sedang komplain (marah-marah). Benar nggak sih? Coba deh kita analisa lagi!
Maaf sejutaaaa…

Read more!

Innalillahi wa Innailaihi Rojiuuun… Selamat Bertugas Pak Kapolri…

Innalillahi wa innailaihi rojiuun…, Selamat Bertugas Pak Kapolri!

Selamat bertugas dan berjuang Pak Kapolri Bambang Hendarso, kami yakin anda dan pasukan Polri akan mampu dan mudah untuk menangkap pelaku bom di dua lokasi yang terjadi pagi ini di Jakarta!

Karena instruksi Pak Presiden SBY kan sudah jelas, semoga tidak akan terulang lagi kejadian di Provinsi Banten dimana urusan dugaan ijazah palsu Ratu Atut Chosiyah, SE sampai dengan hari ini tidak terlihat ingin diungkap, malahan berkecenderungan terlihat tebang pilihnya dan sangat terasa keberpihakan/pembelaan dari oknum kepercayaan Bapak yang pernah menjadi Kapolda Metro Jaya lalu kepada yang kami duga sebagai delik pidana itu!

Kalau memang sudah ada petunjuk awalnya dari Pak Presiden SBY, ya sudahlah… langsung saja ditangkap pelaku pemboman yang ditelevisi sudah dinyatakan secara terbuka oleh Pak Presiden SBY sebagai pihak yang dicurigai. Jangan menunda atau ragu-ragu lagi untuk ekssekusinya! Seluruh dunia sekarang sedang diarahkan kepada Indonesia lho… khususnya kepada jajaran Polri.

Doa keluarga kami,

Marissa Haque & Ikang Fawzi



Read more!

Friday, 17 July 2009

Komitmen Ikang Fawzi Suamiku pada Banten Tanah Kelahiran Ibundanya

By Republika Newsroom
LEBAK — Jika sebelumnya dikenal pendukung kuat isterinya sebagai Cagub Banten dari PDIP, Rocker Ikang Fauzi kini mencalonkan legislatif (caleg) DPR-RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) mewakili daerah pemilihan Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Provinsi Banten. “Insyallah, jika saya terpilih nanti menjadi anggota DPR-RI diprioritaskan pembangunan infrastuktur di wilayah Banten,” kata Ikang Fauzi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa.

Menurut dia, saat ini sarana infrastuktur di Provinsi Banten sangat memprihatinkan, sehingga perlu adanya percepatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Misalnya, pembangunan infrastuktur jaringan air minum, sarana jalan desa hingga nasional, pemukiman, perkotaan, transportasi angkutan massal, pendidikan dan lainya.

Selain itu, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat pihaknya akan memperjuangkan membuka jalan Kereta Api dengan rel ganda (double track) antara Serpong-Merak.”Saat ini jaringan transportasi KA masih menggunakan satu rel sehingga banyak warga Jakarta enggan tinggal di daerah Banten,” ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya apabila duduk di DPR-RI akan menangani bagian Komisi V yakni bidang sarana infrastuktur. Ikang Fauzi kelahiran Jakarta, 49 tahun lalu, itu mengaku sudah menyiapkan kiat-kita program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Apalagi, dirinya asli keturunan Rangkasbitung, tentu memiliki tanggungjawab moral untuk mengangkat kehidupan masyarakat Banten. Lelaki yang ngetop membawakan lagu Preman bergabung PAN sejak tahun 1997 bersama Amin Rais.

Namun pemilihan tahun lalu dirinya tidak masuk duduk di DPR-RI. “Saat itu kami sama-sama mencalonkan legislatif DPR-RI dengan artis Dede Yusuf,” katanya.

Ahmad Zulfikar Fawzi sebagai rocker tahun 1980-an — begitu nama panjangnya — yang alumni FISIP -UI jurusan Administrasi Niaga, yang kini melanjutkan pada program MBA di UGM Jogyakarta pada Fakultas Ekonomi Bisnis yang dipimpin oleh Prof. Dr. Boediono Wapres RI kita 2009-2014 ini. Ikang FAwzi tercatat juga sebagai pengusaha Properti dan Wakil Kamar Dagang Industri (Kadin) Bidang Pemukiman. ant/kp



Read more!

Nostalgia Bandung: Lewat “Will Rock You” Ikang Fawzi Ajak Warga Pilih Dada & Ayi

Bandung - Kampanye pertama pasangan nomor 1 Dada-Ayi yang dimulai sejak pagi tadi masih berlangsung hingga saat ini, pukul 11.30 WIB. Artis Ikang Fawzi yang sekaligus juga adalah kader PAN dari Banten, ikut berorasi mengampanyekan pasangan nomor urut satu ini.

Dalam orasinya singkatnya, Ikang mengatakan bahwa pasangan Dada-Ayi adalah pasangan yang cocok. “Ini pasangan yang cocok. Yang satu berpengalaman dan yang satu masih muda,” kata Ikang di atas panggung, Kamis (24/7/2008).

Hanya 5 menit Ikang berorasi. Dia langsung menyanyikan lagi ‘Will Rock You’ yang dia plesetkan menjadi Dada… Dada… Ayi! Ajakan bernyanyi Ikang ke simpatisan langsung disambut. Ribuan simpatisan yang sejak pagi telah datang langsung mengikuti ritme lagu yang Ikang nyanyikan. Ikang Fawzi membawakan empat lagu dengan sangat antusiastik serta energik.

Tak ketinggalan pasangan calon juga menyampaikan orasi politiknya. Menurutnya pasangan Dada Rosada dan Ayi dalam orasinya dikatakan bahwa jika orang lain masih memberikan janji maka Dada-Ayi sudah memberikan bukti dan bukan mimpi. Dada melanjut: “Saya akan lanjutkan apa yang sudah dan sedang terlaksana. Tujuh program prioritas harus tetap diteruskan. Mudah-mudahan warga memilih Dada-Ayi dengan mencoblos kan dadanya,” kata Dada Rosada. Senada dengan pasangannya, Ayi mengajak warga Bandung untuk mencoblos nomor satu. “Kalau ada nomor nomor satu buat apa nomor dua dan tiga. Warga Bandung tidak ‘Trendi’ dan ‘Independen’ kalau tidak memilih Dada-Ayi,” kata Ayi disambut tepuk tangan dan elu-elu simpatisan yang datang dalam kampanye.

Tampak di atas panggung para pengisi acara mulai dari kyai-kyai Persis, NU dan FPI hingga komedian seperti Aom Kusman serta biduan dangdut dari grup Bungsu Bandung. Sementara jadwal Marissa Haque sang istri akan dipanggungkan minggu depan karena sedang berumroh dengan beberapa anggota timsesnya dari PPP kota Bandung dan Kota Cimahi. (afz/ern)

Fotografer - Andri Haryanto


Read more!

Thursday, 16 July 2009

Mas Akhmad Guntar Saudaraku dari ITS-Surabaya, Jatim

Sumber: http://akhmadguntar.com/
Shift Happen, Hidup di Zaman yang Mencengangkan (ITS, Surabaya)
Hari sabtu 9 Februari 2008 kemarin saya mendapat kehormatan untuk memberikan seminar di hadapan lebih dari 200 orang dalam acara seminar Character Building. Seminar ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro yg juga menghadirkan Ibu Marissa Haque, yg serius bener2 keliatan masih berumur 30an. Dalam seminar itu saya mempresentasikan materi Menjadi Diri Sendiri, Globalisasi 3.0: Tantangan di Depan Mata + Shift Happen, dan Pengembangan Karakter di Zaman Global. Saya akan paparkan beberapa bagian dari presentasi saya di blog ini.

Kita seringkali dilatih untuk meyakini bahwa diri ini unik, bahwa setiap kita ini ibaratnya satu di antara seribu. Keyakinan semacam ini biasa ditanamkan untuk membentuk rasa percaya diri. Tapi klo kita mau serius menelaah pengibaratan ini, kita harus berani mengkoreksi batas2 percaya diri kita.

Jika Anda di Cina, lalu mengatakan bahwa Anda adalah satu di antara seribu, maka sesungguhnya masih terdapat 1,3 juta orang yang sama spt Anda. Penduduk Cina adalah 1,3 milyar, maka satu di antara seribu berarti… Got it? Jika Anda mengatakan perihal yg sama di India, maka sesungguhnya masih ada 1,1 juta orang yg sama spt Anda. Sehingga jika Anda di Indonesia ini mengatakan bahwa Anda adalah satu di antara seribu, …you do the math.

Apakah Anda sudah merasa unik mentang2 jago web programming, jago bahasa inggris, pinter basket dan memasak? Merasa unik karena Anda adalah seorang melankolis koleris yang pandai berbicara di depan umum? Well, sadly, masih banyak orang yg berpeluang sama spt Anda. Anda tidaklah benar2 unik. Kecuali jika Anda bukan berbicara tentang karakter & kompetensi, melainkan retina & sidik jari.

Masalahnya ini bukan cuma perkara hitung berhitung satu banding seribu. Saya gunakan contoh Cina dan India karena mereka adl negara dg jumlah populasi orang pintar yg mengerikan. Bayangkan saja, seperempat dari seluruh penduduk di Cina-dan kita ambil dari tingkat IQ tertinggi darinya-itu jumlahnya masih jauh lebih banyak ketimbang seluruh populasi Amerika Utara. Sama juga, sepertiga dari total populasi di India itu juga masih lebih banyak ketimbang seluruh populasi Amerika Utara.

Lantas?

Mereka berdua punya lebih banyak anak-anak berprestasi jauh melebihi Amerika Kanada dan apalagi kita. Cina dalam waktu dekat ini akan menjadi negara dengan jumlah penduduk mampu berbahasa inggris terbesar di dunia. Bila kita mengambil seluruh jenis pekerjaan yang ada di Amerika dan memboyongnya ke Cina, maka sesungguhnya Cina masih akan mengalami surplus tenaga kerja.

Bicara lebih jauh lagi tentang pekerjaan, mantan sekretaris pendidikan Amerika Serikat Richard Riley mengatakan bahwa sepuluh pekerjaan yg paling diminati pada 2010 nanti itu belum pernah ada di 2004. Kita saat ini sesungguhnya sedang mempersiapkan para pelajar kita untuk pekerjaan2 yang belum ada, yang mana menggunakan teknologi2 yang sekarang ini belum diciptakan, untuk memecahkan masalah2 yang kita bahkan belum tau bahwa itu masalah.

We are currently preparing students for jobs that don’t yet exist…using technologies that haven’t been invented…in order to solve problems we don’t even know are problems yet.

Kita sekarang hidup di jaman eksponensial. Ada lebih dari 2,7 milyar pencarian yang dilakukan melalui google setiap bulannya. Sebelum google ada, Anda dulu nanya ke sapa coba? Kebayang ngga? Jumlah informasi yang beredar saat ini amat sangat berlimpah. Bayangkan saja, diestimasikan bahwa jumlah informasi yang terkandung di edisi selama satu minggu New York Times itu masih lebih banyak ketimbang jumlah informasi yang ditemui oleh seseorang yang hidup di abad 18, mulai dari lahir hingga meninggalnya.

Jumlah technical information yang beredar saat ini tu berlipat dua setiap dua tahun. Sehingga untuk para mahasiswa yang mengambil pendidikan teknik empat tahun, ini artinya separuh dari apa yang mereka pelajari pada tahun pertama akan menjadi usang pada tahun ketiga perkuliahan mereka. Pada 2010, diperkirakan berlipat duanya informasi ini terjadi setiap 72 jam sekali.

Itu semua adalah fakta yang mengerikan. Lantas kita bisa apa?

Kita bisa saja memilih untuk menyalahkan pemerintah. Jika pada 2002 Nintendo Games telah berani menginvestasikan sebesar 140 juta dollar untuk riset dan pengembangan, maka berapa juta dollar kah yang telah pemerintah kita habiskan untuk riset dan inovasi di bidang pendidikan?

Kita bisa juga berdalih bahwa kita ini emang nasibnya apes, dasar pemerintahnya lamban segala macem. Global Competitive Index kita saja masih jauh di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Sementara Growth Competitive Index kita ada di peringkat 50 dunia. To make things worse, dalam Economic Outlook 2008, Kepala Ekonom Bank Mandiri, Martin Panggabean berkata, “Boro-boro menambah lapangan kerja, enggak berkurang saja sudah untung. Kami perkirakan lapangan kerja menciut 1,6%, atau akan ada penciutan jumlah lapangan kerja hingga lebih satu juta.”

Kita tentu bisa memilih yang lain.

Kita bisa memilih untuk berubah dan segera mengambil tindakan. Menurut saya, salah satu bentuk awalannya adalah dengan melakukan bedah diri; menemukan titik kuat dan bakat, serta menggunakannya sebagai instrumen untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman pembelajaran.



Read more!